Selasa, 26 Maret 2013

►PANDANGAN AL-QUR’AN TERHADAP AJARAN KRISTEN (TRINITAS PAULUS).

►PANDANGAN AL-QUR’AN TERHADAP AJARAN KRISTEN (TRINITAS PAULUS).


Agama Kristen telah diselewengkan oleh para pendiri dan penganutnya. Penyelewengan yang paling besar ialah iktikad mereka terhadap konsep Trinity, yaitu konsep “TIGA TUHAN” dalam satu (bersama) yaitu God The Father (Tuhan Bapa), Jesus The Son (Tuhan Anak), and The Holy Spirit (Tuhan Ibu [Roh Kudus]). Lihat dalam Perjanjian Baru banyak terdapat kata "Bapa", "Anak", dan "Roh Kudus".

Bible 2002. Matthew 28: (19) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (20) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Iktikad mereka ini ditolak oleh ALLAH melalui Firman-NYA:

Sesungguhnya TELAH KAFIR-lah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih Putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israel, sembahlah Allah ( الله ) Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS Al-Ma’idah, 5:72)... Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. (QS Al-Ma’idah, 5:73)

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (QS 3. Ali 'Imran:55).

Maka, atas penyimpangan-penyimpangan ini, agama Kristen tidak dianggap sebagai agama yang benar di sisi Islam.

Ketika Anda berfikir kemudian Anda meyakini kebenaran ajaran Islam, maka Anda pun meyakini rukun Islam yang pertama adalah syahadat, pengakuan keimanan seorang Muslim:

أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله

"Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah, dan bahwa Muhammad utusan Allah."

Ini bukan sekedar penegasan atas eksistensi Tuhan tetapi sebuah pengakuan bahwa Allah merupakan satu-satunya realitas sejati, satu-satunya bentuk eksistensi sejati. Dia adalah satu-satunya realitas, keindahan, atau kesempurnaan sejati. Mengucapkan penegasan ini menuntut kaum Muslim untuk mengintegrasikan kehidupan mereka dengan menjadikan Allah sebagai fokus dan prioritas tunggal mereka. Penegasan tentang ke-esa-an-Nya.

Catatan

* Maksud ayat diatas (S 5:72-73) bahwa yg dimaksud orang yg kafir adalah orang kristen, jadi orang kristen jangan berharap surga. Allah mengharamkan surga bagi oknum kristen.

* Maksud ayat (S 3:55) adalah dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Kristen yang mempertuhankan Nabi Isa Alaihis-Salam (alias Yesus) dan kemudian Allah Swt membersihkan ‘Isa al Masih dari orang-orang yang kafir. Dan orang beriman (mukmin) telah mengetahui bahwa Allah Swt akan menempatkan orang-orang yang mengikuti ‘Isa al Masih di atas orang-orang yang kafir hingga Hari Kebangkitan (hari Kiamat).

Al-Masih = Messiah

Wallahu a’alam bissawwab.
Semoga bermanfaat.
Silahkan bagikan!
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

0 komentar:

Posting Komentar