5 Dasa Warsa Irawati Menari

Biografi Irawati Durban Ardjo berarti menghampiri jejak panjang jagat
tari Sunda yang mustahil dipisahkan dari perjalanan hidupnya.
Di dalamnya Ira menjadi bagian perkembangan jagat tari Sunda pada
periode yang amat penting di tahun 1950-an. Bahkan wajar menyatakan
menyebut nama Irawati adalah memanggil ingatan ihwal gurunya Rd. Tjetje
Somantri, maestro tari Sunda dan Tb. Oemay Martakusuma di BKI.
Bagaimanakah jejak panjang tari Sunda hadir dalam diri Ira, bagaimana
pula sebaliknya ia sebagai penari dan seorang koreografer meninggalkan
juga jejak dalam tari Sunda itu sendiri? Etos dan tradisi kreatif
seperti apa yang telah dia serap dari para pendahulunya? Bagaimana ia
mentransformasikan itu semua dalam proses kreasi dengan konteks waktu
dan ruang yang berbeda?
Penulis: Ahda Imran & Miftahul Malik, et al.
Ukuran: 25 cm X 22 cm, 275 hlm.
Harga Rp. 346.500,-
TARI SUNDA 1880-1990
Melacak Jejak Tb. O. Martakusumah dan Rd. Tjetje Soman
tri
Buku karya Irawati Durban Ardjo ini, menyuguhkan hasil penelitiannya
terhadap dua tokoh seni tari Sunda yang tersohor, yakni Tb. Oemay
Martakusuma dan Rd. Tjetje Somantri, yang didahului dengan penelusuran
latar belakang seni tari Sunda sejak zaman menak Priangan.
Penjelasannya yang amat rinci, disertai gambar-gambar yang dikumpulkan
dan catatan kaki semakin memperjelas kesejarahan tari Sunda modern,
membuat buku ini punya mutunya sendiri. Terutama ketekunan penulisnya
dalam memburu dokumen-dokumen otentik sejarah tari Sunda sejak tahun
1880 dari Bandung dan Belanda. (Prof. Yakob Sumardjo)
Penulis: Irawati Durban Ardjo
Ukuran: 17 cm X 24 cm, 228 hlm.
Harga Rp. 100.000,-
TARI SUNDA 1940-1965
Karya Rd. Tjetje Somantri dan Kiprah BKI

Di Jawa Barat bagaimana upaya Tjetje, Oemay, Kayat dan tokoh-tokoh
BKI lainnya dalam mewujudkan tari pertunjukan Sunda, khususnya tari
puteri yang sebelumnya tidak ada?
Di buku ini dapat diikuti proses perwujudan tari di BKI, dengan 38
tari-tarian yang diasuh, ditata dan diciptakan Tjetje sejak tahun 1946
hingga tahun 1963. Pola lantai, rincian gerak tari, 121 foto dan 112
pertunjukan BKI dan Rinenggasari dari tahun 1952 – 1965, dapat
membuktikan betapa tarian BKI dan Kota Bandung menjadi pusat perhatian
Presiden Soekarno untuk menjamu tamunya.
Buku ini ditulis untuk melengkapi buku-buku Tari Sunda 1880-1990, Melacak Jejak Tb. Oemay Martakusuma dan Rd. Tjetje Somantri.
Penulis: Irawati Durban Ardjo
Ukuran: 17 cm X 24 cm, 228 hlm.
Harga Rp. 115.000,-
KAWIT
Teknik Gerak Tari dan Tari Dasar Sunda

Belajar tari bukan hanya belajar gerak semata, akan tetapi belajar
gerak yang terkendali. Efeknya sangat menyeluruh. Bukan hanya
perkembangan psikomotor dan intelektualitas semata, akan tetapi aspek
afeksi yang menjadi muatan paling besar dalam pembentukan karakter
sangat dominan.
Buku Kawit “Teknik Gerak Tari & Tari Dasar Sunda” ini akan menuntun
para pelatih/ guru tari dalam mengajar murid yang mulai mempelajari tari
Sunda sesuai aspek di atas.
Buku KAWIT ini adalah tuntunan praktis bagi para pemula
(guru/pelatih/siswa) dalam belajar/mengajar tari untuk siswa SD, SMP
mulai dari olah tubuh, teknik dasar tari Sunda hingga tari dasar,
dilengkapi panduan VCD dan kaset lagu tari.
Penulis: Irawati Durban Ardjo
Ukuran: 17 cm X 24 cm, 228 hlm.
Harga Rp. 80.500,-
200 Tahun Seni di Bandung

Membaca buku 200 Tahun Seni di Bandung, kita serasa diajak bertamasya
ke lorong waktu. Kehidupan berkesenian di Bandung dengan segala
ragamnya telah menjadi taman bunga yang menambah keindahan dan
kesemarakan kota. Dengan mengenal kesenian dari masa ke masa, kita pun
dapat mengenal perkembangan dan perubahan suatu peradaban dengan
mengenal sejarah “kreatifitas” suatu masyarakat. Sebuah buku yang
ditulis oleh 14 penulis ini patut dibaca oleh mereka yang ingin melacak
jejak sejarah sepanjang dua abad, tentang seni pertunjukan di Bandung,
seperti seni tari, pencak silat, karawitan, pedalangan, sastra, gedung
pertunjukan, teater, film, musik, siaran radio, dan seni rupa.
Penyusun: Irawati Durban Ardjo
Ukuran: 21,5 cm X 28 cm, 500 hlm.
Harga Rp. 465.000,-